Katamu begitu.
Jangan salahkan aku jikalau begini. Hah.
Memang.
Di sini yang paling aman.
Sendiri, di kerajaan.
Di antara benteng-benteng penggagal invasi.
Tuan,
jangan mengetuk gerbang.
Berisik sekali.
Aku benci.
Apalagi memanjat masuk,
berhenti di taman,
dan menawarkan perjudian.
Aku sudah berhenti berjudi.
Maka katakan saja berapa, akan kuberi.
Bukan lagi tentang menang atau kalah.
Aku sudah berhenti berjudi.
Mungkin, Tuan, mengerti.
(Luss)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar