Kamis, 01 Januari 2015

Le premier jour au 2015




(Au Revoir 2014.. )


Ada yang bilang "Yang ada hanyalah ada"
Memang, jika sejenak melihat dari sudut pandang yang berbeda maka tidak akan ada awal dan akhir. Yang ada hanyalah ada. Waktu tidak pernah mencacah dirinya menjadi 365 lembaran kosong, tugasnya hanyalah terus berjalan tanpa menoleh, tanpa berhenti apalagi kembali.
Lalu, apa makna lembar pertama di bulan Januari ?
Selalu dikaitkan dengan resolusi. Tetek bengek keinginan yang ujung - ujungnya melayang.
Resolusi di awal tahun ibarat air terjun yang diharapkan mampu mengisi sebuah gelas kosong.
Sekaligus dituang. Blarr. Hilang.

Aku tidak mau seperti itu. Tidak ingin muluk dengan persiapan sepucuk. 
Tidak sederas air terjun tapi resolusiku akan mengalir seperti tetesan embun. Setetes demi setetes ke dalam gelas yang telah aku persiapkan. Jika gelas kecilku sudah terisi penuh, akan aku carikan wadah yang lain, dan jika itu sudah cukup untuk menampung maka akan aku buatkan sebuah telaga. 
Tetes - tetes embunku akan menjadi sebuah telaga. Siapa yang mengira ?

Kelak, alam akan menyapa, mengevaporasi air telaga lewat pemanas abadi. Mengondensasikannya berupa gumpalan awan. Pada akhirnya, kembali menjadi hujan yang setiap rintiknya menyuburkan. Siapa yang mengira ?

Akan ada saatnya, air telagaku membiaskan warna - warna senja ketika waktu memulangkan pemanas abadi ke peraduannya. Ketika itu, aku hanya ingin terduduk di samping telaga dengan dia dan mereka, agen dalam perjalanan hidupku yang saat ini masih fana.

Iya, seperti itulah resolusiku.
Ada kesabaran di setiap tetesnya.
Ada kecermatan dalam pemilihan wadahnya.
Ada sebersit harapan disetiap mikromilimeter alirannya.
Ada keinginan untuk membagi hasilnya.

Iya, seperti itulah resolusiku.
Suatu saat nanti, seperti hujan, setetes demi setetes resolusiku akan menjadi rahmat untuk seluruh kehidupan.
Suatu saat nanti, tetesan - tetesan ini akan menciptakan sebuah tempat untukku beradu saat aku tidak lagi bergelut dengan waktu.

Seperti itulah resolusiku. Iya. Siapa yang mengira ?



Bienvenue 2015 :)

(One to remember, sometimes we must try to set 'them' free. If they truly yours, they will back in their own way. . .merci pour toi . . .)
                                                                                                                                     Luss~

3 komentar:

  1. Very good quote in the ending, but one thing that we shouldn't forget to do is try to keep. If all of us just try to set free without try to keep, then no one has each other although they on the same track. Thanks

    BalasHapus
    Balasan
    1. Thankyou for visiting my petrichor. I know what you mean by trying to keep. You're right but set free here what i mean isn't literally setting them free and letting them go but not insisting them is my kind of set free that i mean. by the way, 'them' here is anything, both living n unliving creature.. describable n indescribable :)

      Hapus
  2. Karena aku...
    Harry Potter.

    BalasHapus